Berwisata berarti juga berbelanja karena tak mungkin hanya cukup berwisata saja tanpa belanja. Bagi para wisatawan yang suka berburu oleh-oleh kawasan satu ini tidak asing lagi. Yup, Malioboro Yogyakarta. Merupakan salah satu wisata belanja di kota Jogja. Disinilah jantungnya kota serta ikon dari kota Yogyakarta. Belum lengkap rasanya jika datang ke Jogja tidak mampir ke Malioboro. Selain sebagai pusat perbelanjaan Malioboro juga menjadi sarana edukasi untuk mengenal kebudayaan dan sejarah kota tsb. Keunikan dari Malioboro selain bangunan- bangunan pertokoan kuno yang masih dilestarikan, Pengunjung bisa menikmati moda transportasi khas di Yogyakarta, terutama kawasan Malioboro. Moda transportasi tradisional yang asik untuk berkeliling Jogja ini adalah andong. Dengan andong anda bisa menikmati suasana kota Jogja sambil bernostalgia mungkin.

Pesona Baru Malioboro
Pertokoan berderet sepanjang jl Malioboro. Mall dan pusat perbelanjaan modern, rumah makan lengkap ada disana. Pusat perbelanjaan dengan berbagai macam barang import maupun lokal. Dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan barang elektronik dll. Seiring perkenbangan waktu, kini Malioboro memiliki wajah baru. Jika dulu banyak dijumpa pedagang kaki lima (PKL) sepanjang jalur pedestrian, kini tidak ditemukan lagi. Adanya kebijakan relokasi PKL kini Malioboro dipoles sedemikian rupa, menjadikan semakin sedap dipandang. Perubahan tata kota ini setelah keputusan dari pemerintah untuk memindahkan pedagang kaki lima (PKL). Lebih dari 1.800-an pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Malioboro dan Jalan Mataram pindah ke lokasi baru. Perubahan ini tentu perlu diketahui oleh para wisatawan maupun warga lokal yang berkunjung ke Malioboro. Wisatawan dapat mengakses lapak dagangan para PKL itu di dua tempat berbeda, tapi masih berada di Jalan Malioboro. Di tempat ini para PKL menjual aneka kuliner, fesyen dan lainnya yang tersebar di sejumlah bangunan bertingkat. Yang kedua di lahan bekas gedung Dinas Pariwisata DIY yang dinamai Teras Malioboro 2. Sentra PKL ini juga bisa diakses melalui Jalan Mataram Dan Jl Malioboro. Agar adil penempatan akan dilakukan dengan undian.
Aneka souvenir atau souvenir kerajinan pun dapat dibeli sebagai oleh-oleh. Misal batik, wayang, ayaman, tas dan lain sebagainya. Batik Jogja merupakan salah satu batik yang paling banyak digemari.
Jika mengunjungi Maliobiro jangan lupa Untuk berburu kulineran khasnya. Gudeg merupskan kuliner khas Jogja. Perpaduan rasa manis dan gurih ditambah sambel krecek membuat kangen untuk menikmatinya. Anda bisa menikmati kuliner gudeg ini di daerah Wijilan, yang tak jauh dari jl. Malioboro.
Wisata Jogja Dekat Malioboro
Di Kawasan Malioboro ini ada beberapa tempat menarik untuk dikunjungi, diantaranya;
Pasar Beringharjo
Ingin membelikan buah tangan untuk keluarga, kerabat, teman? Anda bisa berbelanja oleh-oleh di pasar Beringharjo. Disini anda bisa borong pakaian dan kain batik. Ada juga souvenir khas Jogja yang bisa dibeli. Dari gantungan kunci sampai keris. Pasar ini terletak berdekatan dengan Malioboro. Lokasi parkirannya pun juga cukup luas untuk kendaraan roda 4 dan roda 2.
Masjid Siti Dzirjanah
Masjid dengan bangunan corak china memiliki keistimewaan. Tulisan dengan bahasa Mandarin menghiasi bagian masjid yang memiliki makna masjid. Di bawahnya terdapat jam raksasa yang berbentuk lingkaran, sedangkan bubungannya mirip kelenteng. Nampak mencolok diantara bangunan bertingkat di Malioboro. Masjid megah ini berada di sisi bar at Malioboro, tepatnya di jalan margomulyo no 25. Sampai sekarang tetap ramai dikunjungi wisatawan ataupun masyarakat sekitar.
Hamzah Batik
Hamzah Batik menjadi jujugan wisatawan. Selain pasar Bringharjo, anda bisa membeli oleh-oleh batik dengan kualitas bags, cinderamata juga ada. Banyak sekali macam-macam jenis batik yang membuat bingung untuk memilihnya.
Benteng Vrederburg
Museum Benteng Vrederbug juga bisa anda kunjungi. Benteng bercat putih yang music kokoh berdiri ini merupakan bukti sejarah peninggalan penjajah Belanda. Bangunannya masih terjaga keasliannya. Terletak disebalah timur titik nol kilometer jogja,museum ini selalu menjadi wisata edukasi bagi pelajar baik dari daerah Jogja sendiri maupun luar Jogja.
Taman Pintar
Berada di timur benteng Vandenberg, terdapat wahana wisata edukasi. Sesuai dengan namanya, Taman Pintar hadir sebagai wahana edukasi pendidikan bagi keluarga dan balita. Terdapat wahana PAUD, science, dll. Di tempat ini anda dan anak-anak dapat belajar science dengan asyik.
Km Nol Jogja
Tempat ini juga termasuk ikon kota Jogja. Titik nol merupakan pusat dari kota Jogja berada di delay benteng Vandenberg. Suasana malam lebih menarik di titik nol ini. Lampu-lampu jalan dan taman menghiasi area ini.
Museum Sonobudoyo
Museum Sonobudoyo merupakan tempat until mengelola, merawat koleksi-koleksi purbakala, mendokumentasikan sejarah peninggalan benda antik yang memiliki nilai budaya tinggi. Di museum ini juga diadakan pertunjukan ataupun pameran tetap di Museum Sonobudoyo:
Alun-Alun
Alun-alun Jogja berdekatan dengan kraton Jogja merupakan area lapangan yang luas. Sering digunakan masyarakat ataupun dari fihak kraton untuk mengadakan event-event. Misalnya saja Sekaten. Terdapat dua alun-alun, kidul Dan lor. Keduanya memiliki ciri khas terdapat dua pohon beringin di tengah lapangan. Saat ini alun-alun kidul serial sore hingga malam difungsikan sebagai tempat nongkrong. Disekitar lapangan terdapat penjual berbagai macam jajanan. Seperti jagung bakar, wedang ronde,dll. Ada juga becak hias,odong-odong yang akan membawa anda berputar mengelilingi alun-alun. Dengan tarif 30 ribu anda bisa melihat suasana alun-alun sambil menikmati jajanan.
Museum Kereta
Disini tersimpan peninggalan sejarah yang masih terawat dengan baik. Museum Kereta menyimpan beberapa kereta kuda milik Keraton Kesultanan berupa kereta kuda yang dulunya adalah kendaraan utama dilingkungan Keraton. Kereta inipun masih sering digunakan dalam upacara kebesaran keraton, seperti halnya upacara penobatan Sultan, pernikahan putra Sultan ataupun mengantar jenazah Sultan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Cukup dengan 5.000 ribu dan tiket camera 1.000 ribu sudah bisa melihat dan dapat menyaksikan langsung 23 kereta kuno. Misalnya kereta milik Kanjeng Nyai Jimad, Kereta Garuda Yeksa dan banyak lainnya.
Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta ini juga merupakan ikon Jogja. Letaknya berada disebelah selatan jalan malioboro. Keraton Jogja menyimpan sejarah bagi Yogyakarta dan juga Indonesia. Loket masuk dibuka mulai jam 09:00-14:00 dan tiket masuknya bagi wisatawan lokal 7.500 dan asing 15.000. Pengunjung yang membawa kamera dikenakan biaya 1000. Tersedia juga guide jika ingin lebih banyak mengeksplore tentang kratin Jogja, dengan membayar kurang lebih 10.000 sampai 50.000. Banyak bukan tempat-tempat disekitar Malioboro yang menarik untuk di kunjungi?
Jadi jika anda berasal dari luar Jogja, anda bisa menginap di hotel dekat Malioboro. Hotel dekat malioboro banyak pilihannya. Untuk harga tergantung facilitas kamar. Sebut saja hotel Grand Inna yang hanya perlu 5 menit dengan jalan kaki ke Malioboro. Hotel Neo awana yang terletak di Jl.Pasar Kembang, bisa berjalan kaki ke Malioboro. POP! Hotel, yang berada di jl. Malioboro, termasuk hotel dengan tarif terjangkau. Hotel Ibis yang memiliki pintu rahasia ke Mal Malioboro. Menginap di salah satu hotel ini, anda akan bisa menikmati Malioboro waktu malam. Merasakan keindahan Jogja di malam hari. Mari, agendakan bersama keluarga untuk jalan-jalan ke Malioboro yang sekarang semakin Bersih Dan nyaman. Sesuai tag line Yogyakarta ” Jogja berhati nyaman”
